Thursday, December 22, 2011

makalah ekop

MAKALAH EKONOMI KOPERASI
PROFIL KOPERASI KARYA MANDIRI

FAKULTAS                        :     EKONOMI
JURUSAN                         :     MANAJEMEN
KELAS                              :     B2                                                                               
SEMESTER                      :     III
DOSEN PEMBIMBING       MUSFARITA AFFIANI,SE,MM
MATA KULIAH                :     EKONOMI KOPERASI
 KODE MATA KULIAH     :     MKB 22328


FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BATANGHARI JAMBI
TAHUN AKADEMIK 2010/2011



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kehafirat Allah SWT , karena berkat rahmat dan hidayahnya maka penyusun mampu menyelesaikan makalah yang berjudul
Terima kasih penyusun ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini terutama kepada Dosen Pembimbing Bapak/ibu yang memberi arahan dan bimbingan.Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini yaitu memenuhi tugas Mata Kuliah          
Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca sangat penyusun harapkan. Semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca khususnya penyusun.


                                                                                                
                                                                                                 Jambi,     November     2011



DAFTAR ISI

Kata Pengantar....................................................................................................      i
Daftar isi..............................................................................................................     ii
BAB. I   PENDAHULUAN.......................................................................................     1           
                     Latar belakang................................................................................     1           
                     Rumusan Masalah..........................................................................     2           
                     Tujuan.............................................................................................     2
BAB. II DAFTAR NAMA ANGGOTA KELOMPOK...................................................     3
BAB.III          PEMBAHASAN  MATERI
Profil Koperasi Karya mandiri........................................................     4
Sejarah Koperasi Karya Mandiri.....................................................     5
Organisasi & Management  Koperasi Karya mandiri....................     5
Permodalan Koperasi Karya mandiri.............................................     7           
Rencana kerja Koperasi Karya mandiri..........................................     8
BAB.IV          PENUTUP
                     KESIMPULAN...................................................................................   13           
BAB.V  DAFTAR PUSTAKA / SUMBER...................................................................   14


BAB. I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Koperasi Simpan Pinjam berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Koperasi tersebut berusaha untuk menyejahterakan anggota dan bisa dikatakan bahwa usahanya sudah sangat berhasil. Koperasi simpan pinjam menyediakan pembinaan dan pendampingan yang diperlukan kepada anggotanya. Alhasil, anggota bisa berkembang, maju dan mencapai status kehidupan yang lebih baik.
Tujuan makalah ini adalah untuk mendapatkan pengertian terhadap koperasi simpan pinjam secara keseluruhan. Rupanya koperasi simpan pinjam merupakan bagian ekonomi Indonesia yang penting dan bisa bermanfaat kehidupan anggota. Jadi, makalah ini bertujuan mengetahui pelaksanaan prosedur koperasi simpan pinjam dari semua pihak, masalah dan manfaat.
Oleh karena itu melalui makalah ini dapat diketahui latar belakang atau sejarahnya juga mengenai pembagian urusan kepemerintahan bidang koperasi dan usaha kecil menengah. Khususnya di koperasi simpan pinjam Sehingga dapat meberikan pemahaman bagi semua orang bahwa keadaan koperasi di Indonesia itu masih kurang kooperatif juga kurangnya dukungan dari pemerintah yang masih kurang berperan aktif untuk mengembangkannya.





1.2  Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas dapat di buat beberapa rumusan masalah yaitu antar lain:
  1. Profil Koperasi Karya Mandiri jambi.
  2. Organisasi dan Management Koperasi Karya Mandiri Jambi.
  3. Permodalan Koperasi Karya Mandiri Jambi.
  4. Rencana kerja Koperasi Karya Mandiri Jambi.
1.3  Tujuan
Tujuan pembuatan karya tulis ini adalah:
  1. Untuk mengetahui profil salah satu koperasi yang ada di kota jambi.
  2. Untuk melihat sejauh mana perkembangan koperasi di jambi
  3. Untuk mengetahui koperasi yang berlokasi di kota jambi.
  4. Sebagai nilai tambahan untuk materi kuliah ekonomi koperasi.


BAB. II
DAFTAR NAMA ANGGOTA KELOMPOK


No.
Nama  Mahasiswa
NPM
Tanda Tangan
1.
Eka Mailina
1000861201095
1.......................
2.
Lilis Rolaina
1000861201148
2......................
3.
R.Setia Abiwara
1000861201212
3.......................


BAB. III
PEMBAHASAN  MATERI
A.     PROFIL KOPERASI KARYA MANDIRI JAMBI
Koperasi Karya Mandiri yang terletak di Jalan Kol Amir Hamzah No 8 RT 02, Kel Telanaipura, terus melalayani konsumen simpan pinjam, dan eksis hingga kini.
Riris, karyawan Koperasi Karya  Mandiri mengatakan, Koperasi Karya Mandiri hanya melayani pegawai negeri, tidak untuk konsumen umum, pinjaman yang diberikan hanya maximal Rp 10 juta dan minimal Rp 500 ribu, dan itu juga diberikan menurut slip gaji atau surat keterangan penghasilan. Wilayah kerja kami hanya dalam Kota Jambi, khususnya pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Jambi dan kami buka, sesuai dengan jam kerja pegawai negeri, ujarnya, saat ditemui oleh penulis.
Dikatakannya, usaha pembangunan di bidang koperasi dimaksudkan untuk lebih meningkatkan peranan golongan ekonomi lemah dalam kegiatan ekonomi agar dengan demikian tingkat  kesejahteraan golongan tersebut semakin meningkat. Disamping itu, peranan Koperasi Karya Mandiri dalam pengadaan dan pemasaran pangan tampak dari perkembangan pembelian gabah dan beras dari petani.
Peningkatan peranan karya mandiri dalam kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mencapai sasaran dalam pengadaan pangan dan sarana penyangga tersebut di atas, tetapi lebih luas lagi, yaitu agar Karya Mandiri memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan usahanya, dan para pagawai negeri khususnya di Kota Jambi, dapat memperoleh jaminan bahwa mereka akan sungguh - sungguh terbantu dengan adanya Koperasi Karya Mandiri.





B.      SEJARAH KOPERASI KARYA MANDIRI
Koperasi yang BerBadan hukum 08/BH/KDK.56/III/2000 didirikan pada tanggal 25 Maret 2000.  Koperasi Karya mandiri jambi di rintis Oleh Polmer Purba, Ramses ,SE dan Tiopan Purba, BBA.  Koperasi karya mandiri ini telah memiliki cabang di Kuala Tungkal. Jam kerja dari Koperasi ini sama halnya dengan Pegawai Negeri Sipil Yaitu jam 08.00 S/D 16.00 sore . Koperasi ini dikhususkan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS).  Unit usaha koperasi ini yaitu Simpan Pinjam dan Pengadaan Barang & Jasa.

C.      ORGANISASI DAN MANAGEMENT

3.1  Keanggotaan
keanggotaan karya koperasi mandiri ini berdasarkan atas kebebasan dan kesadaran tanpa unsur paksaan serta  didasarkan pula atas persamaan hak dan kewajiban tanpa menganut paham perbedaan terhadap anggota sesuai dengan sifatkeanggotaan koperasi di Indonesia yaitu bebas, sukarela dan terbuka.
tentang jumlah anggota dapat kami laporkan sebagai berikut:
a.    anggota laki-laki                                 : 33 orang
b.    anggota perempuan                           : 30 orang
c.    anggota yang dilayani                         : 729 orang
jumlah                                                 : 792 orang


CONTOH SLIP SETORAN ANGGOTA

3.1          PENGURUS
1.        Susunan pengurus masa bakti Pertahun
-        ketua                                       : Polmer Purba
-        Sekretaris                                : Ramses ,SE
-        bendahara                               : Dornauli .P.SP.d
-        Susunan badan pengawas masa bakti tahun Pertahun
-        Ketua                                       : Tiopan Purba, BBA
-        Anggota                                   : Derlina, P, BSC
-        Anggota                                   : Dra. Rosmindo P.
2.      Karyawan
Karyawan Koperasi Karya Mandiri hingga saat ini  adalah sebanyak  8 orang dengan uraian di bawah:
-            Koperasi Karya Mandiri Jambi
Manager                 : Dornauli purba,SPd
Staf Pembantu        : Rumiris Siberani
Staf Pembantu        : Rodiah
Staf Pembantu        : Sudaryono
Staf Pembantu        : Himawan Diharyanto
-            Koperasi Karya Mandiri Unit Kuala Tungkal
Manager                 : Poltak inambuman Amd
Staf Pembantu        : Diko Habibi
Staf Pembantu        :Fitri Juliyani Amd

A.     PERMODALAN KOPERASI
            Sampel permodalan Koperasi Karya Mandiri adalah sebagai berikut:
4.1 Modal Anggota
     1 Simpanan Pokok                   Rp. .................
     2. Simpanan Wajib Anggota   Rp. .................
     3. Simpanan Sukarela             Rp. .................
     4. Simpanan Berjangka           Rp. .................
4.2 Dana-dana Lain
1. Dana BBM                           Rp. .................
2. Modal Penyertaan              Rp. .................








B.      RENCANA KERJA

5.1    BIDANG ORGANISASI
-       Meningkatkan kesempurnaan Administrasi dan Management Koperasi
-       Menyemournakan tata tertib administrasi, berupa pemeliharaan barang-barang investaris dan peralatan kantor
-       Meningkatkan pembinaan kepada selururh karyawan karyawati, agar senantiasa dapat melaksanakan tugasnya dengan rasa penuh tanggung jawab
-       Melaksanakan konsolidasi dengan aparat pemerintah yang berkaitan dengan perkoperasian guna mendapatkan bimbingan dan pembinaan demi kemajuan koperasi

5.2    PERMODALAN
-       Mengintensifkan penarikan simpanan wajib dan simpanan sukarela sebagai modal sendiri
-       Memasukkan SHU masing-masing anggota kedalam simpanan sukarela atau menjadi modal koperasi
-       Meningkatkan pengertian kepada anggota dan lapisan masyarakat tentang arti pentingnya pemupukan modal koperasi
-       Memaksimalkan pemupukan modal untuk unit kuala tungkal yang sedang dalam perintisan

5.3    PENYULUHAN/PENDIDIKAN KOPERASI KEPADA PENGURUS
mengikuti penyuluhan/ pendidikan yang diadakan oleh departemen koperasi atau instansi lain.




5.4    BIDANG USAHA
Untuk meningkatkan pelayanan dan kesempatan yang adil dan merata kepada anggota dalam bidang simpang pinjam perlu ditetapkan peraturan –peraturan sebagai berikut:
-            besar pinjaman diperkecil
-            jangka waktu pembayaran pinjaman disesuaikan dengan kemampuan anggota yqang bersangkutan
-            pinjaman dapat diberikan dengan ketentuan harus mempunyai sisa gaji sebesar 40% dari gaji bersih yang diketahui oleh kepala kantor
-            jika permohonan banyak,maka pinjaman dapat diberikan kepada prioritas utama kepada anggota yang sudah lunas pinjaman sebelumnya
-            bagi pemohon yang masih punya sisa pinjaman(pinjaman tumpang tindih) hanya dapat diberi pinjaman baru apabila pinjaman lama telah berjalan minimal separoh dari waktu yang telah disepakati
-            permohonan pinjaman dapat diajukan satu minggu sebelum dana cair
-            besarnya alokasi pinjaman akan di putuskan dengan mempertimbangkan jumlah permohonan dan dana yang tersedia serta memperhatikan sisa gaji dan jumlah permohonan
-            realisasi pemberian pinjaman anggota unit Kuala Tungkal yang baru buka agar lebih teliti
-            menejer dan karyaqwan harus bekerjasama untuk mengelolah koperasi dengan sesempurna mungkin agar target yang ditetapkan dapat tercapai dengan baik dan untuk pegawai baru agar lebih banyak belajar dan meningkatkan disiplin kerja
5.5    BIDANG SOSIAL
Untuk menjalin dan meningkatkan hubungan kekeluargaan yang lebih akrab,Koperasi memberi santunan / bantuan kepada anggota yang ditimpa musibah kematian.
1.Anggota / Istri /Suami / Anak          : Rp. ....................
2.Orang Tua / Mertua                                    : Rp.  ....................

DAFTAR INVENTARIS KANTOR

NO
NAMA INVENTARIS
JUMLAH
KEADAAN BARANG
1
SEPEDA MOTOR
3 UNIT
BAIK
2
KOMPUTER
1 UNIT
BAIK
3
LAPTOP
1 UNIT
BAIK
4
MEJA ½ BIRO
2 BUAH
BAIK
5
KURSI TAMU (SOFA)
1 PSG
SEDANG
6
KURSI LIPAT
6 BUAH
BAIK
7
LEMARI ARSIP
2 BUAAH
SEDANG
8
KURSI PANJANG
1 UNIT
BAIK
9
KIPAS ANGIN
1 UNIT
BAIK
10
KALKULATOR
3 UNIT
BAIK
11
KURSI PUTAR
5 UNIT
BAIK
12
MEJA PELAYANA/KASIR
1 UNIT
BAIK
13
TELEVISI
1 UNIT
BAIK
14
PRINTER
2 UNIT
1 RUSAK
15
AC
1 UNIT
BAIK
16
MEJA RAPAT
1 SET
BAIK








REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DAN RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA KOPERASI KARYA MANDIRI

KOPERASI KARYA MANDIRI

NO
URAIAN
RENCANA PENDAPATAN
RAPB
PERTAHUN
RAPB PERTAHUN
RENCANA
TEREALISASI





1
Jasa pinjaman
........................
..........................
........................
2
Jasa pelayana /Administrasi
........................
..........................
.........................

JUMLAH
........................
..........................
.........................

RENCANA PENGELUARAN



1
Jasa Hutang
........................
..........................
........................
2
Gaji Karyawan
........................
..........................
.........................
3
Biaya Operasional
.......................
..........................
.........................
4
Biaya Lainnya
........................
..........................
.........................
5
Biaya Penyusutan inventaris
.......................
..........................
.........................
6
Biaya penyusutan pinjaman
........................
..........................
.........................
7
Sisa Hasil Usaha
........................
..........................
.........................











JUMLAH
........................
..........................
.........................


       Realisasi
       1.Rencana pendapatan.................................Rp.                     ......................   
       2.Rencana pengeluaran.................................Rp.                   .......................
       3.Rencana Sisa Hasil Usaha............................Rp.                   ......................


DAFTAR PEMBAGIAN SISA HASIL USAHA KOPERASI KARYA MANDIRI

Sisa hasil usaha (SHU)Koperasi Karya Mandiri Jambi pertahun adalah
Rp. ..................,- dan SHU tersebut sebagai berikut

SHU yang diperolehdari anggota pertahun sebesar Rp.  ..........................,-

1.Cadangan......................................................30%             Rp.    .................
2.Jasa Anggota Penyimpanan..........................40%             Rp.    .................
3.Dana Pengurus..............................................15%             Rp.    .................
4.Dana Audit......................................................5%             Rp.      ...............
5.Dana Pendidikan .............................................5%.           Rp.    ..................
6.Dana Sosial.......................................................5%            Rp.    ....................
                              Jumlah                                                                        ...................















PENUTUP


3.1 KESIMPULAN
Koperasi Karya Mandiri yang bergerak di usaha simpan pinjam berhasil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama PNS. Uang pasti penting, tetapi yang ingin disampaikan melalui laporan ini adalah kepentingan pembinaan yang jauh lebih tinggi. Tanpa pimbinaan tidak bisa berkembang, dan koperasi simpan pinjam di Indonesia sekarang memperjuangkan haknya untuk mencapai pembinaan dan perkembangan menuju kemandirian.










                                                                                                       



BAB IV
DAFTAR PUSTAKA / SUMBER

-         Koperasi “Karya Mandiri”  Jambi 
Alamat : Jl Kol Amir Hamzah Rt. 02 No. 08Sungai Kambang
                kec.  Telanai pura Jambi Telp. 0741-670800
  



AMERICAN’S MARKET FOR RISK


AMERICAN’S MARKET FOR RISK

If somebody came along to you with a penny and said “heads you win $1000; tails you lose $1000”. Would you be happy for him to spin it? But you might think that the potential pain you would suffer if the coin came down tails was greater than the potential pleasure if it came down heads. In that case, you would refuse to take the risk. Economists would say that you were risk averse.

Many people, probably most are risk-averse most of the time. This is one reason for development of the insurance industry. For a price, insurance companies assume the financial risk of something happening to an individual or company. An insurer can usually found for just about any risk in the 1930s an American film star, Miss Betty Grable, insured her legs for $ 1 million against the possibility that they would one day be disfigured. A pianist might insure his fingers. Many people insure their life, so that if they die the insurer will provide an income to their dependents.

Some people and companies are in risky businesses. Their actions might damage the health or well being of the others. For example, a surgeon’s knife might slip. A soft drink company might find that its bottles explode. If those accidents happen, the individual or company might be liable to compensate the damaged person. To guard against that risk . It is often worth taking out liability insurance. This means that in return for a set of payments an insurance company will pay an amount of money called damages if the insured is found liable.

Like any market, the market for insurance depend on information about the goods which are being traded – in case, the risk. It is a market in which reliable information can be unusually hard to find. For example, those who know in advance that they are bad surgeons, bad soft drink bottles, or unhealthy, may take out more insurance than those who know the opposite. Their insurers are less likely to know good risks from bad. Until the claims start rolling in. the more that happens, the more the risk to an insurance company turns into a certainty that it will lose money.

Why not let the insurance companies raise their prices to take this into account? Because that would make things worse . Raising their prices would drive the better risks out of the market and leave the bad risk behind.

This is known as the problem of adverse selection. One way of getting round it is for an insurance company to spread its risks either by diversifying the kind of risks together. Hence the cost of health insurance policies for a group of people like employees of a Company, is typically less per head than it would be if each employee insured himself separately.

RESIKO PASAR AMERIKA

Jika seseorang datang kepada Anda dengan uang dan berkata "kepala menang $ 1000; ekor Anda kehilangan $ 1000". Apakah Anda akan senang baginya untuk berputar itu? Tapi Anda mungkin berpikir bahwa rasa sakit potensial Anda akan menderita jika koin turun ekor lebih besar dari kesenangan yang potensial jika itu turun kepala. Dalam hal ini, Anda akan menolak untuk mengambil risiko. Para ekonom akan mengatakan bahwa Anda menolak risiko.

Banyak orang, mungkin sebagian besar mau menanggung risiko sebagian besar waktu. Inilah salah satu alasan untuk pengembangan industri asuransi. Untuk harga, perusahaan asuransi menanggung risiko keuangan dari sesuatu terjadi kepada individu atau perusahaan. Sebuah perusahaan asuransi biasanya dapat ditemukan hampir semua risiko pada tahun 1930 sebuah bintang film Amerika, Miss Betty Grable, mengasuransikan kakinya untuk $ 1 juta terhadap kemungkinan bahwa mereka akan suatu hari nanti cacat. pianis Sebuah mungkin mengasuransikan jari-jarinya. Banyak orang mengasuransikan hidup mereka, sehingga jika mereka mati perusahaan asuransi akan memberikan pendapatan bagi keluarga mereka.

Beberapa orang dan perusahaan dalam bisnis berisiko. Tindakan mereka dapat merusak kesehatan atau kesejahteraan yang lain. Sebagai contoh, pisau bedah mungkin slip. Sebuah perusahaan minuman ringan mungkin menemukan bahwa botol tersebut meledak. Jika mereka kecelakaan terjadi, individu atau perusahaan mungkin bertanggung jawab untuk mengkompensasi orang yang rusak. Untuk menjaga terhadap risiko itu. Hal ini sering layak untuk mengambil asuransi kewajiban. Ini berarti bahwa sebagai imbalan untuk satu set pembayaran perusahaan asuransi akan membayar sejumlah uang yang disebut ganti rugi apabila tertanggung ditemukan bertanggung jawab.

Seperti pasar manapun, pasar untuk asuransi tergantung pada informasi tentang barang yang diperdagangkan - dalam kasus, risiko. Ini adalah pasar di mana informasi yang dapat dipercaya bisa luar biasa sulit ditemukan. Sebagai contoh, mereka yang tahu sebelumnya bahwa mereka adalah ahli bedah buruk, buruk botol minuman ringan, atau tidak sehat, dapat mengambil asuransi lebih dari mereka yang tahu sebaliknya. asuransi mereka cenderung untuk mengetahui risiko yang baik dari buruk. Sampai klaim mulai mengalir masuk lebih yang terjadi, semakin risiko kepada perusahaan asuransi berubah menjadi sebuah kepastian bahwa hal itu akan kehilangan uang.

Mengapa tidak membiarkan perusahaan asuransi menaikkan harga mereka untuk mempertimbangkan ini? Karena hal itu akan memperburuk keadaan. Menaikkan harga mereka akan mengusir risiko lebih baik keluar dari pasar dan meninggalkan risiko buruk di belakang.

Ini dikenal sebagai masalah seleksi negatif. Salah satu cara untuk mendapatkan putaran itu untuk perusahaan asuransi untuk menyebarkan risiko yang baik dengan melakukan diversifikasi jenis risiko bersama. Maka biaya kebijakan asuransi kesehatan untuk sekelompok orang-orang seperti karyawan Perseroan, adalah biasanya kurang per kepala daripada akan jika setiap karyawan diasuransikan dirinya sendiri secara terpisah.



Translate by. mbah google,,,hehehe,,Harap maklum

Tuesday, November 29, 2011

GOKILZ AZZA

vacation @ sabak






















benar juga apa kata pepatah klo qt berkunjung ke suatu kota suatu saat pasti akan kembali kesana. terbukti im in sabak now,,wkwkwk,,wah akhirhnya kembali sampai d sabak kota, senangnya,,